siap berbagi dan menerima

siap berbagi dan menerima

Selasa, 07 Februari 2012

T-test


Menjelaskan T-tes

T-tes adalah teknik satistik untuk mengetahui perbedaan yang signifikan dari dua sampel penelitian dan merupakan teknik yang paling sederhana. Sebenarnya T-tes bukan merupakan teknik statistik yang sebenarnya. Burhan (2009) menyatakan bahwa T-tes tidak diakui sebagai teknik statistik yang sebenarnya karena tidak dapat diaplikasikan ke dalam penelitian eksperimen yang nyata tetapi hanya dapat diterapkan pada eksperimen semu (quasy experiment).
T-tes digunakan untuk menguji rata-rata hitung dari data distribusi sampel. Data tersebut dapat berasal dari distribusi sampel yang berbeda, dapat pula dari sampel yang berhubungan. Sampel-sampel yang berasal dari dua populasi yang berbeda atau subjeknya berbeda disebut sampel bebas (independent samples) sedangkan yang berasal dari sampe yang sama atau kelompok subjek yang sama disebut sampel berhubungan (correlated samples).
Rumus yang digunakan untuk kedua distribusi tersebut berbeda. Penghitungan untuk menguji perbedaan rata-rata hitung dari kedua distribusi tersebut sebagai berikut :
A. T-tes untuk Sampel Bebas
Jika kita mengobservasi hasil pengukuran dari dua kelompok sampel yang berbeda, misalnya kemampuan menulis deskripsi kelas VIII A dan kelas VIII B. Besar kemungkinan rata-rata hitung dari kedua sampel tersebut berbeda. Untuk menghitung uji beda tersebut dilakukan langkah-langkah berikut:
1. Data distribusi sudah dalam bentuk tabel ( tabel  X1 dan tabel  X2  )
2. Cari rata-rata hitung masing-masing data (X1 dan X2) dengan menjumlahkan semua data dan dibagi banyaknya sampel. Penghitungan komputasi Micosoft Excel dengan rumus =average(blok semua data) lalu enter.
3. Cari selisih rata-rata hitung  X1 dan X2 dengan rumus X1 - X2 , Penghitungan komputasi Micosoft Excel dengan rumus =( X1 - X2 ) lalu enter.
4. Selanjutnya mencari simpangan baku dengan rumus komputasi yaitu =stedev(hasil selisih     dan     ) lalu enter.
5. Menghitung t-ratio dengan rumus                  
    Komputasi data kesatu dengan rumus =(sorot    -sorot    ) dibagi standar deviasi lalu enter, dan
    Komputasi data kedua dengan rumus =(sorot    -sorot      )/standar deviasi lalu enter 
6. Mencari Varians Populasi (S²)
    Menggunakan Rumus :
    S² =  [ ∑ X1² -  (∑X1)²  +  ∑ X2² -  (∑X2)²]
                               N1                                         N2
                                             N1 +  N1 – 2

    S² =  [ ∑ X1² -  (∑X1)²  +  ∑ X2² -  (∑X2)²]
                               N1                                         N2
                                             N1 +  N1 – 2

7. Contoh penghitungan :
No
Siswa VIII A
Siswa VIII B
Skor (X1)
X

t-ratio
Skor (X2)
X

t-ratio
1
80
66,55
6,40
0,09
75
65,79
6,99
0,08
2
75



75



3
72



73



4
72



73



5
72



73



6
70



70



7
70



70



8
68



70



9
68



70



10
68



70



11
65



70



12
65



66



13
65



65



14
65



65



15
65



60



16
63



58



17
60



58



18
58



58



19
55



50



20
55



-



1331



1269



(∑X1
1771561



(∑X2)²=1610361












Tidak ada komentar:

Poskan Komentar